- Petrik Matanasi
- 14 Okt 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 13 Jan
KERAMAIAN terjadi di sekitar stasiun Jebres, Solo pada 29 Mei 1894. Keramaian itu mengalahkan keramaian pada sehari sebelumnya, saat mana hukuman mati dipertontonkan. Kali ini (29 Mei), keramaiannya bukan dari “pertunjukan” hukuman mati. Tapi rakyat yang datang untuk menontonnya di stasiun lebih banyak. Bukan hanya aparat keamanan kolonial yang dibuat repot, calon penumpang yang ingin naik keretaapi harus berusaha keras menembus massa untuk bisa mencapai peron.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












