top of page

Perang Uang Palsu Masa Revolusi

Pemalsuan uang biasanya bermotif ekonomi. Tapi pada masa revolusi, pemalsuan uang bertujuan politis.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana pasar uang di Pasar Glodok, Jakarta Kota, pada 1950. Dalam pasar uang seperti ini, sering tersua uang palsu. (ANRI).

26 Sep 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 29 Mei

UANG palsu kerap kali beredar dalam transaksi tunai di masyarakat. Peredarannya meningkat menjelang perayaan hari keagamaan, tahun baru, dan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Motif pelaku membuat uang palsu biasanya keuntungan ekonomi. Uang palsu sangat merugikan pedagang dan pembeli. Sementara bagi negara, uang palsu bisa memicu inflasi. 


Peredaran uang palsu pernah marak pada masa Indonesia mempertahankan kemerdekaan antara 1945–1950. Selama masa ini, peredaran uang palsu lebih bertujuan politis ketimbang keuntungan ekonomi.  


Ada tiga uang beredar pada masa mempertahankan kemerdekaan. Dua jenis uang Jepang dan uang De Javasche Bank. Peredaran tiga uang ini merugikan Indonesia karena mengerek angka inflasi. Keadaan bertambah berat bagi Indonesia dengan peredaran uang NICA atau “uang merah”.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Lika-liku kehidupan atlet anggar berdarah Yahudi di tengah politik rasialis Nazi. Diakui terbaik sepanjang masa namun mati muda.
Lika-liku kehidupan atlet anggar berdarah Yahudi di tengah politik rasialis Nazi. Diakui terbaik sepanjang masa namun mati muda.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Indonesia dibangun di atas reruntuhan kolonialisme. Orde Baru meluluhlantakannya.
Indonesia dibangun di atas reruntuhan kolonialisme. Orde Baru meluluhlantakannya.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Kebutuhan akan spiritualitas membuat minat kepada Budhisme meningkat pesat di China.
Untuk memperbaiki pertanian rakyatnya, Mangkunegara VII dan Ir. Sedyatmo membangun jembatan air. Sukses meski ditentang Belanda.
Untuk memperbaiki pertanian rakyatnya, Mangkunegara VII dan Ir. Sedyatmo membangun jembatan air. Sukses meski ditentang Belanda.
transparant.png
bottom of page