- 23 Jul 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 15 Mei
PERANG Jawa berlangsung selama lima tahun (1825–1830). Kendati berhasil menangkap dan membuang Pangeran Diponegoro ke luar Jawa, perang ini menyebabkan kerugian besar bagi Belanda. Demi menumpas perlawanan Pangeran Diponegoro, pemerintah kolonial menghabiskan dana yang sangat besar bahkan nyaris membuat Belanda bangkrut.
Besarnya kerugian yang harus ditanggung Belanda membuat pemerintah kolonial berupaya untuk mencegah perang ini terulang kembali. Di antaranya dengan memasukkan Pangeran Diponegoro dan keluarganya ke dalam daftar orang-orang berbahaya bagi keamanan dan ketertiban. Hal ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan informasi mengenai sang pangeran di pengasingan maupun sepak terjangnya dalam mengobarkan Perang Jawa.
Atas dasar ini, menurut sejarawan Inggris, Peter Carey, menyebarkan informasi mengenai Pangeran Diponegoro, termasuk membahas Babad Diponegoro yang ditulis sang pangeran saat diasingkan ke Manado, merupakan tindakan melawan pemerintah kolonial Belanda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















