top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Perempuan di Banyak Palagan

Hasrat berkelana dan menuliskan tempat-tempat yang dikunjungi membuatnya terjun ke berbagai palagan.

Oleh :
Historia
1 Mar 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Martha Gellhorn (kiri) dengan Ernest Hemingway (ketiga dari kanan) bersama tentara tak dikenal pada masa Perang Sino-Jepang. Sumber: The Ernest Hemingway Collection at The John F. Kennedy Presidential Library and Museum, Boston. Ilustrasi: Baps-AM

  • 2 Mar 2012
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 18 Des 2025

PURWOKERTO, 1946. Keriuhan mewarnai stasiun kereta. Beberapa pemuda 12-an tahun menenteng bermacam senjata: pisau, pedang, bambu runcing, pistol atau senapan. Ada juga yang membawa batu. Wajah mereka tak ramah. Di pakaian mereka tertempel emblem merah-putih.


“Sepanjang pagi itu kami tak melihat derai tawa ataupun kegembiraan, sungguh membingungkan, karena kami sering mendengar bahwa orang Jawa begitu periang dan sederhana,” demikian pengamatan Martha Gellhorn dalam bukunya The Face of War.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page