- 10 Sep 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 15 Mei
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati masuk daftar perombakan Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto kemarin. Meski baru 10 bulan bertugas dalam pemerintahan Prabowo, kinerja Sri Mulyani terus menuai sorotan negatif. Terutama mengenai pajak yang semakin mencekik sehingga mengakibatkan rumah pribadi Sri Mulyani di bilangan Bintaro dijarah massa beberapa waktu lalu. Posisi Sri Mulyani sebagai menteri keuangan kemudian digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadhewa.
Sri Mulyani telah menjabat menteri keuangan di masa kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono (2005-2010), berlanjut pada masa Joko Widodo (2014-2024). Di era kepresidenan Prabowo, Sri Mulyani kembali dipercaya menjadi menteri keuangan namun akhirnya diganti di tengah jalan. Berakhirnya kiprah Sri Mulyani terbilang mengecewakan karena ia tak sempat menyelesaikan purnatugasnya dengan gemilang.
Suasana haru mewarnai perpisahan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kepada jajaran Kemenkeu, Sri Mulyani berpesan agar mereka menjaga integritas dalam mengelola keuangan negara demi mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat. Tembang “Bahasa Kalbu” yang dilantunkan ribuan pegawai Kemenkeu mengiringi kepergian Sri Mulyani. Ketika hendak pamit meninggalkan gedung Kemenkeu, Sri Mulyani tampak menangis tersedu sedan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















