- Satrio Dwicahyo
- 20 Nov 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 29 Jan
PEMAKAMAN Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman di Semaki, Yogyakarta pada 29 Januari 1950 tidak hanya dihadiri oleh orang Indonesia. Biografi Djenderal Sudriman terbitan Biro Sedjarah Angkatan Darat menulis bahwa Mayor Jenderal Mollinger, perwakilan KNIL dan mantan lawan Sudirman, juga memberikan penghormatan terakhir kepada sang panglima. Selain Mollinger, ada seorang perwira Prancis yang turut melayat.
Perwira Prancis tersebut adalah Letnan Kolonel Pierre André Ansidei. Solichin Salam dalam Djenderal Soedirman Pahlawan Kemerdekaan menulis bahwa Ansidei adalah seorang mayor. Namun, Journal officiel de la République Française, 24 September 1947 yang termuat di retronews.fr menerangkan bahwa Ansidei seorang letnan kolonel. Meskipun Ansidei seorang perwira artileri, ia hadir di pemakaman Soedirman sebagai perwira peninjau utusan Konsulat Prancis yang diperbantukan pada UNCI (United Nations Commission for Indonesia).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.











