top of page

Prahara di Pinggir Jakarta

Gabungan pesilat dan santri Bekasi berhasil memaksa konvoi pasukan Inggris mundur.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Konvoi pasukan Inggris memasuki Bekasi. Foto: Imperial War Museum.

18 Nov 2017
2 menit membaca

Diperbarui: 28 Jul

LETJEN Sir Philip Christison tak menyangka penugasannya sebagai panglima Komando Tentara Sekutu di Jawa usai Perang Dunia II bakal merepotkannya. Belum lagi Pertempuran Surabaya hilang dari ingatan, ulah para pemuda pejuang di Bekasi kembali membuatnya berang.


Keberangannya kali ini berawal dari jatuhnya pesawat angkut Dakota milik Inggris yang berangkat dari Bandara Kemayoran pada 23 November 1945. “Dakota itu membawa 20 pasukan dari 2/19th Kumaon. Pesawat pengintai melaporkan kedua kru dan para penumpangnya selamat,” tulis Richard McMillan dalam The British Occupation of Indonesia: 1945-1946.


Menurut AH Nasution dalam Sekitar Perang Kemerdekaan Vol. 2, para awak dan penumpang Dakota yang jatuh di Rawa Gatel, Cakung itu kemudian ditahan laskar pimpinan H Maksum. Para laskar lalu menyerahkan mereka ke Klender, daerah kekuasaan Barisan Rakyat (BaRa) pimpinan Haji Darip. BaRa enggan menampung mereka. Entah atas prakarsa siapa, para penumpang Dakota itu lalu diangkut menuju markas komando TKR Batalyon V Resimen V Cikampek. Namun dalam perjalanan, mereka justru disembelih dan jasad-jasadnya dibuang ke Kali Bekasi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
transparant.png
bottom of page