top of page

Proses Kreatif Usmar Ismail di Balik Layar

Karya-karya Usmar Ismail tak hanya sarat idealisme, namun juga berangkat dari realitas sosial dan menghibur.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sineas legendaris Usmar Ismail yang diperingati hari lahir ke-100 tahun ini menjelang Hari Film Nasional (perpusnas.go.id/Sinematek Indonesia)

26 Mar 2021
8 menit membaca

Diperbarui: 30 Mar

SINEAS Riri Riza menaruh respek tinggi pada sosok Usmar Ismail. Dalam diskusi daring dalam rangka 100 Tahun Usmar Ismail dan menjelang Hari Film Nasional bertajuk “Usmar dan Cerita-Cerita dalam Filmnya” di kanal Youtube Rumata Artspace, Rabu (24/3/2021) malam, Riri mengupas lebih dalam sosok “Bapak Perfilman Nasional” yang idealisme dan gagasannya sangat kuat dalam karya-karyanya. Hal itu membuat kiprah Usmar di belakang layar masih sangat relevan dijadikan obyek studi di dunia perfilman.


“Film-filmnya sampai saat ini masih dijadikan sandaran studi tidak hanya di perfilman Indonesia tapi juga dunia. Karya-karyanya punya kekuatan bercerita yang sinematik secara audio dan visual,” ujar Riri.


Film-film Usmar, baik sebagai sutradara maupun produser, yang kerap dijadikan obyek studi para sineas muda hingga kini antara lain Darah dan Doa (1950), Harimau Tjampa (1953), Krisis (1953), Lewat Djam Malam, dan Tiga Dara (1956). Karya-karya tersebut dianggap sineas muda Salman Aristo menetapkan standar tinggi bagi mutu perfilman Indonesia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Profesi penukar uang di Nusantara telah ada sejak zaman kerajaan. Pekerjanya biasanya perempuan.
Profesi penukar uang di Nusantara telah ada sejak zaman kerajaan. Pekerjanya biasanya perempuan.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Sejak kapan pria takut menjadi botak? Mengapa mereka pikir botak memalukan?
Sejak kapan pria takut menjadi botak? Mengapa mereka pikir botak memalukan?
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
transparant.png
bottom of page