top of page

Pemikiran Usmar Ismail dalam Film-filmnya

Berkaca dari peringatan 100 tahun Usmar Ismail yang pemikirannya masih jadi inspirasi para sineas muda Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Usmar Ismail, "Bapak Perfilman Indonesia" yang tahun ini diperingati 100 tahun kelahirannya (perpusnas.go.id/Sinematek Indonesia)

  • 25 Mar 2021
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 30 Mar

HISTORIOGRAFI perfilman Indonesia tak bisa dilepaskan dari nama Usmar Ismail. “Bapak Perfilman Indonesia” itu pemikirannya dalam berkarya masih jadi inspirasi bahkan bagi para sineas muda 100 tahun setelah kelahirannya (20 Maret 1921).


Pesatnya perkembangan perfilman Indonesia sejak 1950, tahun ditetapkannya Hari Film Nasional yang bertolak dari hari pertama syuting film Darah dan Doa (The Long March) karya Usmar pada 30 Maret 1950, tak bisa dilepaskan dari kiprah Usmar. Tema film, misalnya, lebih variatif dari masa ke masa.


Menurut pemerhati industri perfilman Indonesia JB Kristanto, Usmar dengan film-filmnya setelah Darah dan Doa jadi pembeda dari generasi pembuat film sebelumnya. Garis pemisahnya ia hadirkan lewat film-film yang temanya lebih logis dan tak lagi bertema dongeng.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Anak muda putus sekolah dan menganggur menjadi problem di banyak daerah di Indonesia. Di Jombang, sebuah kota kecil di Jawa Timur, mereka diberikan keterampilan praktis dan praktik lapangan lalu dikirim ke Lampung dalam program Transmigrasi Pramuka.
bg-gray.jpg
The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Bukti-bukti kekerasan pasca Peristiwa 1965 begitu gamblang. Namun, proses penyelesaian yang diharapkan tidak ada kejelasan.
Bukti-bukti kekerasan pasca Peristiwa 1965 begitu gamblang. Namun, proses penyelesaian yang diharapkan tidak ada kejelasan.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
transparant.png
bottom of page