top of page

Gatot Soebroto Jadi Serdadu Belanda

Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gatot Soebroto menginspeksi pasukan tentara India dalam sebuah kunjungan diplomatik di New Delhi pada 1960. (Museum Gatot Soebroto)

41 menit yang lalu
6 menit membaca

BAGI orang pribumi, bekerja sebagai tentara di zaman kolonial dengan pangkat rendahan sudah cukup untuk merasakan hidup sejahtera. Tapi, bagi keluarga yang anti-Belanda, pilihan hidup seperti itu dicap memalukan bahkan aib. Pengalaman itulah yang dirasakan Gatot Soebroto tatkala memilih berkarier sebagai serdadu Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL).


Gatot Soebroto berdinas di KNIL sejak lulus dari sekolah kader pada 1928 hingga menjelang kedatangan tentara pendudukan Jepang. Pada pertengahan 1930-an, Gatot telah berpangkat sersan mayor. Pangkat yang cukup terpandang untuk ukuran perwira pribumi. Apalagi Gatot bertugas dalam satuan marsose, unit pasukan khusus yang dikerahkan untuk menangani huru-hara di dalam negeri.


Semasa aktif di KNIL, Gatot bertugas di berbagai daerah, mulai dari Jatinegara, Bekasi, hingga Padang Panjang, Makassar, dan Ambon. Dia juga menjalani berbagai operasi militer dan anti huru-hara.


Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Walau sudah berusia dua abad, Braga tetap menjadi pesona di kota Bandung.
Walau sudah berusia dua abad, Braga tetap menjadi pesona di kota Bandung.
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Mengelola parkir bukan urusan gampang. Sebelum dikelola Pemda Jakarta, parkir dikelola secara borongan.
Mengelola parkir bukan urusan gampang. Sebelum dikelola Pemda Jakarta, parkir dikelola secara borongan.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
transparant.png
bottom of page