- 15 Mei 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
DI Bandar Udara Kemayoran, sejumlah petinggi negara berkumpul. Tampak di antara mereka Menteri Keamanan Nasional/Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Abdul Haris Nasution, yang berbincang dengan wakilnya Letnan Jenderal Gatot Subroto. Selain Nasution, turut mendampingi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Surjadi Suryadarma bersama Gubernur DKI Jakarta Soemarmo dan Panglima Kodam V Jaya Kolonel Umar Wirahadiusumah. Duta Besar India dan Myanmar beserta atase militer masing-masing pun tampak mengiringi. Mereka hendak mengantar rombongan misi Angkatan Darat bertolak ke India dan Myanmar.
“Misi ADRI ke India dan Birma untuk persahabatan dan meninjau objek militer,” demikian diwartakan Harian Patriot, 19 April 1960.
Pada 16 April 1960, pesawat Air India membawa rombongan misi Angkatan Darat (AD) yang dipimpin oleh Gatot Subroto. Gatot didampingi sejumlah perwira menengah, antara lain Kolonel Moersjid (Asisten II KASAD), Kolonel Surono (Wakil Gubernur Akademi Militer Nasional), Kolonel Cdm dr. Suyoto (Dinas Kesehatan AD), dan Mayor Nurmanly Aman (Paban Asisten I KASAD sebagai penerjemah), Letkol Soemitro (Wakil Komandan Pusat Infantri), serta Kapten CPM Soedibjo yang bertindak selaku ajudan Gatot Subroto.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












