top of page

Saat Jenderal Gatot Soebroto Beraksi di Yugoslavia

Guntur Soekarnoputra kebelet, Gatot Soebroto membimbingnya pipis di roda ban pesawat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal TNI Gatot Soebroto dan Kolonel Zulkifli Lubis. (Perpusnas RI).

19 Jun 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 11 Jun

SEPTEMBER, 1961. Presiden Sukarno berkunjung ke Yugoslavia dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Non-Blok. Selain didampingi Letjen TNI Gatot Soebroto, Deputi Kepala Staf Angkatan Darat, Bung Karno juga mengajak putra sulungnya, Guntur. Rombongan Bung Karno menumpang pesawat carter Pan Am DC-707.


Selain untuk menghadiri KTT Non-Blok, tujuan muhibah Sukarno adalah meninjau kapal perang pesanan Indonesia yang sedang dibuat di Yugoslavia. Sehubungan dengan kepentingan tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Abdul Haris Nasution telah tiba duluan di Yugoslavia. Adapun kapal perang yang tengah dipesan itu  adalah jenis Submarin chaser buatan Yugoslavia, kapal anti kapal selam yang mampu bergerak cepat sebagai kapal pemuburu.  


Dalam penerbangan, Sukarno menuturkan betapa canggihnya kapal tempur pesanan TNI itu. Guntur antusias mendengarnya dan menanyakan berbagai hal, mulai dari meriam, radar, hingga daya tempuh tembakan. Sayangnya, Sukarno kurang begitu paham soal seluk-beluk alustista. Dia menyarankan Guntur untuk bertanya lebih lanjut kepada Jenderal Gatot.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Sjfaruddin yang memiliki keahlian di bidang ekonomi dipercaya Sjahrir sebagai menteri muda keuangan dalam Kabinet Sjahrir II. Mengeluarkan kebijakan untuk menggunting uang NICA dan uang Javasche Bank pecahan Rp. 5 menjadi dua bagian.
Sjfaruddin yang memiliki keahlian di bidang ekonomi dipercaya Sjahrir sebagai menteri muda keuangan dalam Kabinet Sjahrir II. Mengeluarkan kebijakan untuk menggunting uang NICA dan uang Javasche Bank pecahan Rp. 5 menjadi dua bagian.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Peristiwa Stonewall secara radikal mengubah persepsi tentang kaum homoseksual di Amerika dan di seluruh dunia.
Peristiwa Stonewall secara radikal mengubah persepsi tentang kaum homoseksual di Amerika dan di seluruh dunia.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Koleksi jersey berharga milik legenda basket Ary Sudarsono dilelang atas nama kepedulian terhadap penanggulangan pandemi corona.
Koleksi jersey berharga milik legenda basket Ary Sudarsono dilelang atas nama kepedulian terhadap penanggulangan pandemi corona.
Siasat dan humor menjadi cara para tapol menjaga kewarasan menghadapi jatah makan yang buruk di dalam kamp.
Siasat dan humor menjadi cara para tapol menjaga kewarasan menghadapi jatah makan yang buruk di dalam kamp.
transparant.png
bottom of page