KETIKA berusia 25 tahun, Aung San mendirikan Partai Thakin. Inggris yang merasa terancam menangkapi para pemimpinnya. Aung San bersama rekan-rekannya melarikan diri ke China untuk mencari suaka ke pemerintahan nasionalis Kuomintang. Ketika tiba di Amoy (kini Xiamen), dia dicegat tentara Jepang.
Di Jepang, Aung San malah disambut sebagai adik dalam keluarga Asia Timur Raya. Bahkan, dia diberi nama Jepang, Omoda Monji. Bersama 30 rekannya yang dijuluki The Thirty Comrades, Aung San mendirikan Burma Independence Army. Mereka dilatih di Pulau Hainan hingga Formosa (Taiwan) untuk dikirim lagi ke Burma lewat Vietnam dan Thailand bersama serdadu Jepang.
Menurut PK Ojong dalam Perang Pasifik: 1941-1945, Jepang berjanji kepada Aung San bahwa Burma akan dijadikan negara merdeka dalam lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya. “Aung San percaya bahwa janji ini akan dipenuhi. Kalau tidak, dia akan bertindak,” tulis Ojong.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















