Diperbarui: 5 hari yang lalu
PADA suatu pagi, setelah seminggu terus-menerus hidup seperti dirundung malang, raja Lombok memanggil semua pejabat, pendeta dan pangeran yang ada di Mataram. Raja mengatakan, selama beberapa hari hatinya sangat sakit tanpa tahu penyebabnya.
“Aku telah bermimpi semalam Roh Gunong Agong, muncul di hadapanku dan berkata agar aku pergi ke puncak gunung,” kata raja.
Para hadirin di hadapannya diperbolehkan untuk ikut mengiringi kepergiannya hingga mendekati puncak. Namun ia harus melanjutkan pendakian seorang diri agar Roh Gunung Agung yang bersemayam di puncak gunung mau muncul di hadapannya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















