- 11 Apr 2024
- 2 menit membaca
Diperbarui: 7 Jul
SUATU hari di Kariango, dekat kota Makassar, Kolonel Sintong Pandjaitan bertemu dengan Brigadir Jenderal Djasmin. Djasmin selaku Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) sedang menginspeksi pasukan Grup 3 Para Komando Kopassandha, yang dikomandani Sintong. Ketika bertemu, Djasmin yang hampir pensiun itu mencurahkan kekesalannya.
“Prabowo sudah lain sekarang, karena ia dekat dengan Soeharto,” kesah Djasmin kepada Sintong, seperti diceritakan Hendro Subroto dalam Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando.
Nama Djasmin memang tak populer lantaran tak banyak catatan tentangnya. Namun, ia ikut berjuang ketika Perang Kemerdekaan. Harsya Bachtiar dalam Siapa Dia Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menyebut Djasmin lahir tahun 1928. Sejak 1980 dia menjadi Wadanjen Kopassandha.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















