top of page

Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Enam kali Ali Khamenei dipenjara rezim Pahlavi dan disiksa SAVAK. Jadi korban percobaan pembunuhan tak lama pasca-Revolusi Islam 1979.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ayatullah Ali Hosseini Khamenei yang turut jadi martir dalam serangan AS-Israel (X @khamenei_ir)

3 Mar
4 menit membaca

NEGARA-NEGARA Barat bersorak seiring terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sebaliknya, serangan AS-Israel yang membunuh Khamenei itu memicu duka mendalam negara-negara seperti Malaysia, Rusia, China, Türkiye, Korea Utara, Irak, dan Pakistan.

 

“Sebuah pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja melanggar semua norma moralitas manusia dan hukum internasional. Di negara kami, Ayatullah Khamenei akan selalu dikenang sebagai negarawan luar biasa yang telah membuat kontribusi besar terhadap peningkatan relasi persahabatan Rusia-Iran, membawanya ke tingkat kemitraan strategis yang komprehensif,” ungkap Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pesan persnya, dilansir Euronews, Minggu (1/3/2026).

 

Khamenei, ulama tertinggi Syiah di Iran, jadi target pembunuhan seiring agresi keroyokan AS-Israel. Agresi itu dilancarkan pada Sabtu (28/2/2026) pagi ke sejumlah kota di Iran, termasuk ibukota Tehran. Tujuannya untuk menggulingkan pemerintahan republik Islam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page