- 3 Mar
- 4 menit membaca
NEGARA-NEGARA Barat bersorak seiring terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sebaliknya, serangan AS-Israel yang membunuh Khamenei itu memicu duka mendalam negara-negara seperti Malaysia, Rusia, China, Türkiye, Korea Utara, Irak, dan Pakistan.
“Sebuah pembunuhan yang dilakukan dengan sengaja melanggar semua norma moralitas manusia dan hukum internasional. Di negara kami, Ayatullah Khamenei akan selalu dikenang sebagai negarawan luar biasa yang telah membuat kontribusi besar terhadap peningkatan relasi persahabatan Rusia-Iran, membawanya ke tingkat kemitraan strategis yang komprehensif,” ungkap Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pesan persnya, dilansir Euronews, Minggu (1/3/2026).
Khamenei, ulama tertinggi Syiah di Iran, jadi target pembunuhan seiring agresi keroyokan AS-Israel. Agresi itu dilancarkan pada Sabtu (28/2/2026) pagi ke sejumlah kota di Iran, termasuk ibukota Tehran. Tujuannya untuk menggulingkan pemerintahan republik Islam.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















