top of page

Sang Teknokrat Militer

Oerip Soemohardjo menguasai teknis militer sedangkan Soedirman menangani politik militer. Keduanya saling melengkapi, Soedirman-Oerip adalah dwitunggal TNI.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letjen Oerip Soemohardjo di belakang Panglima Besar Jenderal Soedirman. (Perpusnas RI).

21 Agu 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 22 Feb

KALAH dalam pemilihan panglima besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 12 November 1945, Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo mengisyaratkan untuk mengundurkan diri. Dia menganggap hasil pemilihan itu sebagai suara ketidakpercayaan terhadap dirinya.


Kendati menang dalam pemilihan, Soedirman tak serta merta jadi panglima besar. Sampai beberapa lama, pemerintahan Sutan Sjahrir tak jua melantiknya. Ada dua alasan. Sjahrir adalah seorang antifasis Jepang, sementara Soedirman jebolan PETA (Pembela Tanah Air), organisasi militer bentukan Jepang. Pemboikotan ini juga dipakai sebagai alat tawar-menawar; menekan militer agar menerima Amir Sjarifuddin, teman separtainya di Partai Sosialis, sebagai menteri pertahanan, sementara yang terpilih adalah Sultan Hamengkubuwono IX.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Tidak hanya dalam menyuarakan HAM, ketiga pelari peraih medali Olimpiade 1968 juga “kompak” menerima konsekuensi pahitnya.
Tidak hanya dalam menyuarakan HAM, ketiga pelari peraih medali Olimpiade 1968 juga “kompak” menerima konsekuensi pahitnya.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Kamus bahasa Inggris Oxford yang dirumuskan dua sosok kontroversial. Diangkat ke layar lebar dalam tajuk “The Professor and the Madman”
Kamus bahasa Inggris Oxford yang dirumuskan dua sosok kontroversial. Diangkat ke layar lebar dalam tajuk “The Professor and the Madman”
Setelah kematiannya, Munir terus dikenang sebagai pemberani yang membela kaum tertindas.
Setelah kematiannya, Munir terus dikenang sebagai pemberani yang membela kaum tertindas.
Jauh sebelum Jokowi main tinju, presiden Amerika ini sudah lebih dulu dan getol bertinju. Bahkan, berjudo dan jiu-jitsu.
Jauh sebelum Jokowi main tinju, presiden Amerika ini sudah lebih dulu dan getol bertinju. Bahkan, berjudo dan jiu-jitsu.
transparant.png
bottom of page