top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Gebrakan Pertama Si Opsir Tua

Tak ingin mencetak banyak tentara tapi minus disiplin. Oerip Soemohardjo menggagas sekolah perwira untuk membentuk angkatan perang profesional.

17 Agu 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Defile kadet MA di lapangan Kridosono, 1947. (IPPHOS).

Diperbarui: 18 Sep 2025

TATKALA dilantik sebagai Kepala Staf Umum TKR, Letnan Jenderal TNI Oerip Soemohardjo menghadapi berbagai persoalan. Personel TKR amat banyak. Di Jawa ada tujuh divisi pasukan, sedangkan di Sumatra tiga divisi. Jumlah itu melebihi kebutuhan. Kendala utama lain adalah minimnya jumlah perwira terdidik dan terlatih untuk memimpin pasukan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page