- 16 Agu 2025
- 5 menit membaca
Diperbarui: 22 Feb
AKHIR April 2014. Dari atas pembaringannya, Eddie Soekardi yang berusia seabad berkisah tentang mantan pemimpinnya: Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo. Ia mengatakan, meskipun ia dari unsur PETA, secara pribadi ia merasa cocok dengan Oerip yang eks perwira KNIL tersebut.
“Saya lebih suka menganggap beliau sebagai seorang bapak dibanding seorang komandan,” ujar Eddie Soekardi, eks Komandan Resimen III TKR.
Pertemuan pertama Eddie dengan Oerip berlangsung Oktober 1945. Ketika Sukabumi dan Cianjur tengah dibekap ancaman perang melawan Inggris, tiba-tiba Oerip muncul di garis depan. Dengan menggunakan sebuah mobil usang dan disertai tiga pengawalnya, ia mendatangi Eddie yang sedikit “panik” dan menanyakan detail persiapan perang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












