top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kunjungan ke Garis Depan

Begitu ditunjuk sebagai Kepala Staf Oemoem TKR, Oerip Soemohardjo melakukan safari ke berbagai front perjuangan. Mengedepankan pendekatan personal.

Oleh :
15 Agu 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Oerip Soemohardjo dalam peringatan Hari Angkatan Perang yang pertama dan upacara penyerahan panji-panji di alun-alun Yogyakarta, 5 Oktober 1946. (IPPHOS).

  • 16 Agu 2025
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

AKHIR April 2014. Dari atas pembaringannya, Eddie Soekardi yang berusia seabad berkisah tentang mantan pemimpinnya: Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo. Ia mengatakan, meskipun ia dari unsur PETA, secara pribadi ia merasa cocok dengan Oerip yang eks perwira KNIL tersebut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page