top of page

Satu Abad Batik Oey Soe Tjoen

Salah satu batik tulis halus tertua di Indonesia. Pengerjaan yang penuh dedikasi dan balutan sejarah yang panjang menjadikan batik ini lebih dari sekedar kain, tetapi sebuah mahakarya seni.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kain batik yang sedang diwarnai oleh Kwee Nettie, istri dari Oey Soe Tjoen, pemilik batik Oey Soe Tjoen generasi pertama. (Sumber: oeysoetjoen.com, situs resmi Rumah Batik Oey Soe Tjoen.)

  • 17 Jul 2025
  • 4 menit membaca

DI usianya yang memasuki 100 tahun, Rumah Batik Oey Soe Tjoen masih memproduksi batik berkualitas tinggi. Namun, tak banyak orang yang pernah mendengar atau mengetahui merk batik Oey Soe Tjoen. Hanya sedikit pula orang yang bisa memiliki batik Oey Soe Tjoen. Proses pembuatannya begitu rumit, detail, dan memakan waktu bertahun-tahun. Mutu itulah yang terus dijaga pengrajin batik Oey Soe Tjoen dari generasi ke generasi.


“Dimulai dari dari kakek dan nenek saya yang membuat. Mereka berasal dari keluarga pembatik. Setelah menikah, mereka diperbolehkan mencantumkan nama pada kain yang dibuat. Tetapi karena pada saat itu yang diperbolehkan nama laki-laki, meskipun yang mengerjakan nenek, nama yang dicantumkan kemudian adalah kepala keluarga, yaitu Oey Soe Tjoen,” tutur Widianti Widjaja, generasi ketiga pengelola Rumah Batik Oey Soe Tjoen dalam jumpa pers “100 Tahun Batik Oey Soe Tjoen” di bilangan Cilandak, kemarin (16/7).


Batik Oey Soe Tjoen (selanjutnya disebut OST) dikenal sebagai batik tulis tertua di Indonesia. Berdiri sejak 1925 di Kedungwuni, Pekalongan, oleh Oey Soe Tjoen dan istrinya Kwee Tjoen Giok Nio (Kwee Nettie). Sejak mula pernikahan mereka, pasangan Oey Soe Tjien dan Kwee Nettie sepakat meninggalkan usaha batik cap keluarga masing-masing untuk berkonsentrasi pada pembuatan batik tulis murni halus. Peralihan orientasi bisnis itu menimbang bahwa pengusaha batik halus murni di Pekalongan masih sedikit disebabkan proses pembuatan yang rumit dan lama.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Puluhan sarkofagus dan makam Ratu Mesir ditemukan. Sang ratu merupakan istri sekaligus putri salah satu firaun yang sebelumnya keberadaannya tak pernah diketahui.
Puluhan sarkofagus dan makam Ratu Mesir ditemukan. Sang ratu merupakan istri sekaligus putri salah satu firaun yang sebelumnya keberadaannya tak pernah diketahui.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
transparant.png
bottom of page