top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Cerita di Balik Nama Kurma

Dalam bahasa asing, nama kurma memiliki cerita panjang yang memberikan gambaran tentang sejarah kemunculan buah manis yang menjadi ikon bulan Ramadan.

Oleh :
Historia
23 Feb 2026

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Penjual kurma di Kuwait. (Wikimedia Commons).

  • 1 jam yang lalu
  • 2 menit membaca

DI bulan Ramadan, kurma bukan sekadar buah yang dikonsumsi untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi ikon untuk menyambut bulan suci yang penuh berkah. Di luar manfaatnya yang banyak, kurma juga memiliki cerita panjang terkait sejarah budidaya buah manis kaya nutrisi ini. Bahkan, dari namanya pun terselip cerita menarik yang menggambarkan bagaimana buah tersebut membentuk sejarah peradaban dunia.


Berbeda dengan Indonesia yang mengenal buah manis ini dengan sebutan kurma, dalam bahasa Inggris kurma dikenal dengan nama dates. Sejarawan kuliner Nawal Nasrallah mencatat dalam Dates: A Global History, di masa lalu pohon kurma disebut dengan nama dactylifera yang merupakan gabungan dari kata dactylus (kurma) –dalam bahasa Yunani, dactylos– dan fero (menghasilkan).


“Secara harfiah, kata Yunani dactylus berarti ‘jari’, dan nama tersebut diterapkan pada buah kurma yang berbentuk lonjong... Dalam Book of Dreams Artemidorus, seorang pria yang menderita penyakit di perutnya berdoa kepada dewa untuk disembuhkan. Dalam mimpinya, ia melihat dirinya berada di kuil dewa penyembuhan. Dewa itu memegang jari-jari tangan kanan pria itu dan meminta dia untuk memakannya. Begitu pria itu bangun, ia memakan lima kurma, dan sembuh. Artemidorus menjelaskan bahwa pohon kurma disebut jari,” tulis Nasrallah.



Beberapa ahli berpandangan bahwa dactylus berkaitan dengan kata Ibrani dan Arab, deqel/dekel, yang berasal dari akar kata Semit, d-q-l. Kata Aramaik, diqla berarti “pohon kurma” dan “batang kurma”, sedangkan kata Suryani, deql adalah “pohon kurma”.


“Kesamaan ini terlalu dekat untuk dianggap kebetulan. Saya juga menemukan hal yang menarik bahwa Tigris (nama Yunani untuk sungai di Mesopotamia) disebut Deqlat dalam bahasa Suryani. Dalam bahasa Akkadia, namanya adalah Idiqlat/Idiglat (Sumerian, Idekelet), dalam bahasa Ibrani disebut Hiddekel, dan dalam bahasa Arab, Diya. Sangat mungkin bahwa ‘Tigris’ awalnya berarti ‘sungai pohon kurma’,” tambah Nasrallah.


Bahasa-bahasa Eropa mengadopsi kata Yunani, dactylifera, seperti dattero dalam bahasa Italia, datte dalam bahasa Prancis, datil dalam bahasa Spanyol, dan date dalam bahasa Inggris. Namun, dalam bahasa Portugis, kata yang dipilih untuk pohon kurma adalah tamar/tamr dari bahasa Ibrani dan Arab. Besar kemungkinan ini berasal dari kata Akkadia, damu (darah), yang menggambarkan kurma matang yang berwarna merah kecoklatan.



Terkait dengan tamr dan tamaris, ada kata tamur. Kamus Arab abad pertengahan menjelaskan, kata ini merujuk pada “hati” dan segala hal yang berhubungan dengannya, termasuk darah dan kemerahan. Kata ini juga melambangkan kebaikan dan segala hal yang tegak dan kokoh. Kedua makna ini sangat cocok untuk pohon kurma. Sementara itu, dalam bahasa Yunani kuno dan Latin, nama palma diterapkan pada pohon kurma yang dapat dimakan dan kerabatnya, pohon kurma kerdil hias, yang tumbuh di Eropa selatan kuno.


Selain sejarah nama kurma, budidaya buah manis ini juga memiliki cerita panjang. Dalam artikel “Why are Dates Such an Important Fruit for Different Cultures?” yang dimuat di BBC, September 2024, kurma diyakini sebagai salah satu buah pertama yang dibudidayakan dalam sejarah. Hal ini didasarkan pada hasil penggalian arkeologi di Afrika Utara dan Teluk Arab, di mana buah ini telah menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari selama ribuan tahun.


Pohon kurma juga muncul dalam sebuah lukisan batu di Arab Saudi. Lukisan tersebut menggambarkan sosok figur manusia kecil yang memanjat ke atas dan memeriksa buah kurma. Mengacu pada hal itu, dapat diperkirakan tanaman kurma sudah dibudidayakan sejak zaman Akkadia dan Sumeria, setidaknya 5.000 atau 6.000 tahun yang lalu.*



Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

Advertisement

Cerita di Balik Nama Kurma

Cerita di Balik Nama Kurma

Dalam bahasa asing, nama kurma memiliki cerita panjang yang memberikan gambaran tentang sejarah kemunculan buah manis yang menjadi ikon bulan Ramadan.
Grafik Perjalanan Harga Emas Indonesia

Grafik Perjalanan Harga Emas Indonesia

Dianggap sebagai investasi yang menjanjikan, popularitas emas tak lekang oleh waktu.
The Telenovela Craze in Indonesia

The Telenovela Craze in Indonesia

Starting as radio dramas in Cuba, the revolution paved the way for radionovelas to become telenovelas. This Latin American cinema spread to various countries, including to Indonesian television screens.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
John Lie Si Pelaut

John Lie Si Pelaut

Sejak kecil John Lie sudah akrab dengan air dan laut. Ia rela meninggalkan tempat kelahirannya demi menggapai cita-citanya menjadi pelaut.
bottom of page