Diperbarui: 21 Jul
JEPANG tak hanya maju dalam sains dan teknologi, tetapi juga terkenal memiliki beragam kuliner, seperti ramen, sushi, yakiniku, gyoza hingga yakitori. Salah satu makanan andalan restoran-restoran Jepang di Indonesia adalah ramen. Makanan berbahan dasar mi ini dipadukan dengan kuah kari, miso, shoyu maupun shio yang memiliki rasa gurih. Agar lebih menggiurkan, ramen diberi topping seperti rumput laut, jagung, irisan daging ayam atau sapi, hingga telur rebus. Nikmatnya mi kuah dengan beraneka topping lezat itu membuat ramen digemari banyak orang hingga didapuk sebagai salah satu ikon kuliner Jepang.
Ternyata, awalnya ramen tak langsung digemari banyak orang di Jepang. Makanan ini juga memiliki sejarah panjang. George Solt, akademisi dan penulis buku The Untold History of Ramen menyebut ada tiga kisah asal-usul yang berbeda tentang kemunculan ramen di Negeri Matahari Terbit. Kisah pertama diungkapkan sejarawan makanan Kosuge Keiko yang menyebut sejarah kehadiran ramen berkaitan dengan Tokugawa Mitsukuni alias Mito Komon (1628–1701), seorang daimyo atau penguasa lokal yang berpengaruh dalam politik pada zaman Edo.
Tokoh sejarah yang populer ini disebut sebagai orang pertama yang makan ramen di Jepang. Catatan aktivitas Mitsukuni pada abad ke-17 menunjukkan bahwa seorang pengungsi Tiongkok dari masa pemerintahan Ming yang tinggal di Mito, yakni Zhu Shun Shui, memberikan saran kepada Mitsukuni tentang cara menyiapkan mi kuah ala Cina yang mungkin mirip dengan ramen.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















