- 1 Jul 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 20 Mei
SEPULANG dari kerja magang di Perusahaan Gas Negara, Lutfi merasa lapar. Dia pun mengajak Labib, temannya, untuk makan di sebuah warung tak jauh dari kontrakannya di bilangan Pondok Cina, Depok. Mereka memesan Indomie rebus plus telur ceplok.
“Kalau sudah tanggal tua ya begini, andalanku ya mi instan. Biasa anak kos, uang saku tipis,” ujar Lutfi, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Unversitas Indonesia (UI).
“Mestinya pencipta mi instan itu kita doakan masuk surga. Ini penemuan paling hebat di masa modern,” kata Labib (21), mahasiswa tingkat akhir Program Studi Filsafat UI, berseloroh.
Mi adalah salah satu makanan tertua dalam sejarah peradaban manusia. Diperkirakan mi kali pertama dibuat bangsa Tiongkok sekira 4000 tahun lalu. Itu seturut laporan kantor berita BBC, 12 Oktober 2005, mengenai penemuan mi di situs arkeologi Lajia, Tiongkok. Dari Tiongkok, mi menyebar ke belahan dunia lain, termasuk Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















