top of page

Taipan Mie Instan Berpulang

Konglomerat yang berhasil mengembangkan usaha dari nol. Memanfaatkan relasi dengan kekuasaan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Liem Sioe Liong (tengah) bersama tokoh penting Orde Baru: Laksamana TNI (Purn.) Sudomo (kiri) dan Soedjono Hoemardani (kanan). (Repro Liem Sioe Liong dan Salim Group: Pilar Bisnis Soeharto).

  • 12 Jun 2012
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 16 Jul 2025

KALA menginjakan kaki di Pelabuhan Surabaya pada 1938, Liem Sioe Liong kebingungan. Petugas imigrasi pelabuhan menanyakan siapa kerabat yang bisa menjaminnya di Surabaya. Sioe Liong, yang baru datang dari Tiongkok, tak bisa menjawab lantaran kakaknya, Liem Sioe Hie, tak ada di pelabuhan. Sioe Liong tertahan di pelabuhan. Tak diizinkan keluar oleh petugas imigrasi. Empat hari kemudian barulah Sioe Hie menjemputnya. Kakak beradik itu berpelukan. Air mata mereka tak terbendung.


Mereka keluar pelabuhan mencari warung. Bertukar cerita sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke Kudus. Sioe Liong terpaksa meninggalkan kampung halamannya, Futching, karena serangan tentara Jepang. Waktu itu dia baru berusia 20 tahun. Pemuda seperti dia menjadi sasaran empuk Jepang untuk direkrut paksa ke dalam tentara. Menolak berarti dibunuh, sedangkan melawan Jepang harus masuk ke hutan. Sioe Liong tak memilih keduanya. Dia lari. Hingga akhirnya sampai di Surabaya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Sempat ragu memimpin gerakan bawah tanah melawan Nazi-Jerman, perempuan Prancis ini berhasil melakukan hal besar yang ikut menentukan jalannya Perang Dunia.
Sempat ragu memimpin gerakan bawah tanah melawan Nazi-Jerman, perempuan Prancis ini berhasil melakukan hal besar yang ikut menentukan jalannya Perang Dunia.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Kemendikbud RI telah meminta maaf atas absennya lema KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Akan segera direvisi total.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
Bukan hanya keberaniannya, tapi ketaatannya dalam beragama patut dijadikan teladan.
transparant.png
bottom of page