Pada masa Jawa Baru, banyak pujangga menulis teks-teks bermuatan seks. Dari hubungan asmara, tata cara bersenggama, hingga jenis-jenis penyimpangan seks.
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Komentar