top of page

Serba-serbi Nama Alpukat, dari Alligator Pear hingga Avocado

Alligator-pear dan ahuacate pernah populer untuk menyebut buah alpukat. Dianggap norak dan bernuansa Meksiko, istilah itu diganti avocado.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi bagian dalam alpukat Fuerte oleh pelukis botani, Amanda Almira Newton, 1917. (Jeff Miller, Avocado: A Global History).

17 Jan 2025
5 menit membaca

Diperbarui: 31 Des 2025

KULIT buah itu berwarna hijau (juga ungu atau coklat) dengan daging bertekstur lembut dan berwarna kuning kehijauan ketika sudah matang. Di bagian tengah terdapat biji berukuran besar dan seringkali dibuang karena rasanya pahit jika dikonsumsi langsung. Buah alpukat ini pernah dipasarkan dengan beberapa nama hingga membingungkan banyak orang sebelum akhirnya avocado ditetapkan sebagai nama buah ini.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page