top of page

Serdadu KNIL Jawa di Kalimantan Utara

Serdadu KNIL Jawa dianggap cocok ditempatkan di Kalimantan Utara. Ada yang menikah secara adat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Serdadu KNIL Jawa tahun 1942. (Leiden University Library).

14 Sep 2022
2 menit membaca

SUATU hari pada 1960-an, Kolonel Suhario Padmodiwirio mengadakan inspeksi ke daerah yang kini termasuk Provinsi Kalimantan Utara. Kala itu, sang kolonel yang dikenal sebagai Hario Kecik, menjabat panglima Komando Daerah Militer (Kodam) yang bertanggung jawab atas daerah Kalimantan Utara dan Timur. Kodam itu berpusat di Balikpapan. Ketika lelah melakukan inspeksi, dia diajak makan.


“Uwis jam piro, Mas?” kata seorang tua asli daerah itu tapi bukan orang Jawa. Artinya “sudah jam berapa, Mas?” Hario Kecik merasa heran.


“Eh, Opo Pake ngerti coro Jowo?” tanya Hario Kecik. Artinya “Eh, apa Bapak mengerti bahasa Jawa?” Orang tua itu hanya meringis saja.


“Makanan sudah ada, mari makan, Pak,” kata pria tua itu. Hario Kecik semakin bingung.


Kapten Tosin menghampiri Hario Kecik dan mengatakan bahwa makanan sudah siap. Hario Kecik lalu bertanya pada Tosin soal percakapan yang membingungkan antara dia dan bapak tua tadi. Tosin pun segera bertanya ke bapak tua itu. Jawabannya membuat Tosin tertawa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page