top of page

Bekas KNIL Masuk APRIS di Jawa Barat

KNIL dan TNI berhadapan selama revolusi. Setelah penyerahan kedaulatan, KNIL bergabung dengan APRIS.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Upacara penerimaan satu batalyon KNIL ke dalam APRIS di Bogor, Jawa Barat, pada 27 Mei 1950. (IPPHOS/ANRI).

6 Des 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 17 Mei

BERDASARKAN isi Konferensi Meja Bundar, setelah penyerahan kedaulatan pada 27 Desember 1949, anggota tentara kolonial Koninklijk Nederlandsche Indische Leger (KNIL) diberikan pilihan: masuk Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS), ikut ke Belanda, atau keluar dengan uang pesangon.


Tak hanya KNIL, anggota tentara federal binaan KNIL, Veileigheids Batalyon (VB) alias batalyon keamanan federal, juga mendapat pilihan masuk APRIS. Hal ini berlaku pula di Jawa Barat.


Di Jawa Barat dengan pusat militer Belanda di Bandung, terdapat banyak pasukan yang semasa revolusi kemerdekaan 1945–1949 berseberangan dengan Republik Indonesia. VB adalah unsur penting KNIL di Jawa Barat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
transparant.png
bottom of page