- 6 Des 2022
- 3 menit membaca
Diperbarui: 17 Mei
BERDASARKAN isi Konferensi Meja Bundar, setelah penyerahan kedaulatan pada 27 Desember 1949, anggota tentara kolonial Koninklijk Nederlandsche Indische Leger (KNIL) diberikan pilihan: masuk Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS), ikut ke Belanda, atau keluar dengan uang pesangon.
Tak hanya KNIL, anggota tentara federal binaan KNIL, Veileigheids Batalyon (VB) alias batalyon keamanan federal, juga mendapat pilihan masuk APRIS. Hal ini berlaku pula di Jawa Barat.
Di Jawa Barat dengan pusat militer Belanda di Bandung, terdapat banyak pasukan yang semasa revolusi kemerdekaan 1945–1949 berseberangan dengan Republik Indonesia. VB adalah unsur penting KNIL di Jawa Barat.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















