- 5 Jun 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 19 Mei
INI adalah kali ketiga dia memasuki kota Makassar setelah beberapa tahun tergabung dalam kelompok yang tidak puas dengan pemerintah pusat di Jakarta. Minggu-minggu sebelumnya dia berada di Palopo yang –berjarak sekitar 372 km dari Makassar– masih dikuasai kelompok Kahar Muzakkar.
Kali ini, di Makassar keberuntungan jauh darinya. Dirinya tertangkap oleh aparat pemerintah di kota tersebut. Koran Java Bode, 14 April 1954, memberitakan, kurir malang ini tertangkap pada Senin, 12 April 1954 setelah 11 hari meninggalkan Palopo. Kurir Kahar Muzakkar yang tertangkap ini kemudian diidentifikasi sebagai Sinong, yang berusia 28 tahun.
Setelah ditangkap, Sinong diperiksa di bawah Komandan Militer Kota Makassar Mayor Mochtar. Keesokannya, Selasa, 13 April 1954 aparat mengadakan jumpa pers dengan wartawan. Dalam jumpa pers itu Sinong mengaku dirinya masuk Makassar sebagai “kurir khusus” Kahar Muzakkar. Tugasnya adalah menilai situasi di Makassar dan menyelidiki berbagai hal.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















