top of page

Kahar Muzakkar Buka Warung Kala Perang Dunia

Kahar Muzakkar anak pedagang dan punya bakat dagang. Di zaman perang, dia hidup dari berdagang dan menjadikan perdagangan sebagai tulang punggung pasukannya ketika berontak.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kahar Muzakkar (tengah, bertopi) sedang berunding dengan M. Jusuf. (Repro "Jenderal M. Jusuf : Panglima Para Prajurit")

  • 11 Sep 2023
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 19 Mei

LA DOMENG muda cukup beruntung dibanding anak-anak Indonesia kebanyakan. Setidaknya, dia bisa bersekolah, bahkan pernah sekolah Muhammadiyah di kota Solo. Selama bersekolah di Jawa itu, ada tokoh Muhammadiyah terkena bernama Kahar Muzakkir. Nama itulah yang kemudian digunakan La Domeng hingga akhir hayatnya.


Setelah bertahun-tahun belajar di Jawa, Kahar Muzakkar (1920-1965) pulang kampung ke Sulawesi Selatan. Dia membantu bisnis orangtuanya dan terlibat bisnis pengiriman kulit kayu bakko ke Jepang.


Namun, kerjasama dagang Jepang itu membawa konsekuensi politik bagi keluarga tersebut. Sebab, Jepang sudah diawasi pemerintah Hindia Belanda sejak sebelum 1940 meski barang-barang buatan Jepang sudah banyak masuk ke Jawa dan kota-kota lain di Hindia Belanda. Arsip Kabinet Perdana Menteri 1950-1959 nomor 939 menyebut nama Kahar kemudian masuk dalam daftar hitam pemerintah Hindia Belanda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
Pembunuh berdarah dingin Inggris di kotak penalti lawan. Dikenang dan dihormati sampai ke Italia.
Pembunuh berdarah dingin Inggris di kotak penalti lawan. Dikenang dan dihormati sampai ke Italia.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
transparant.png
bottom of page