top of page

Suara Horor dari Sebelah Museum Gajah

Di zaman pendudukan Jepang, pengunjung Museum Gajah tak hanya bisa melihat benda purbakala, tapi juga mendengar jeritan manusia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Museum Gajah. (Riyono Rusli/Historia)

2 Okt 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 7 Mar

SEBUAH Fakultas Sastra, tanpa universitas, dibentuk di kompleks gedung Recht Hogeschool (Sekolah Tinggi Hukum) Batavia, sebelah barat Koningsplein (kini Lapangan Monas) setelah Perang Dunia II mulai di Eropa. Beberapa doktor di Batavia pun dijadikan guru besar di dalamnya. Pada 4 Desember 1940, Faculteit der Letteren en Wijsbegeerte (Fakultas Sastra dan Humaniora) itu dibuka.

 

Recht Hogeschool lebih dulu ada di  kompleks gedung itu. Recht Hogeschool, yang kadang disingkat RH atau RHS, adalah pengembangan dari Recht School yang setara SMK, tapi mencetak pegawai kehakiman yang di antaranya menjadi hakim. Recht School sebelumnya berada di Merdeka Selatan. Sekolah tinggi hukum ini tak hanya mencetak pengacara atau ahli hukum, beberapa bekas mahasiswa di sini, baik yang lulus maupun berhenti di tengah jalan, terlibat dalam pergerakan nasional Indonesia.

 

Uang kuliahnya 300 gulden setahun dan boleh dicicil empat kali. Sekitar 40 orang pun menjadi mahasiswa pertama dari fakultas itu. Mahasiswanya oleh Profesor August Johan Bernet Kempers (1906-1992) pun “dimanjakan” dengan banyak bacaan. Sebuah ruang perpustakaan sederhana berdinding gedek (bambu) dibangun di sana. Buku-buku koleksi museum di gedung sebelah kampus hukum itu pun dipindah sebagian. Selain juga membeli buku-buku baru. Perpustakaan itu buka sampai malam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page