top of page

Sudan Belum Merdeka, Benderanya Sudah Berkibar di KAA

Tak kunjung mengirimkan benderanya, panitia KAA nekat mendesain sendiri bendera Sudan untuk dikibarkan di depan Gedung Merdeka.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bendera negara-negara peserta KAA berkibar di bandara Kemayoran Jakarta. Perhatikan bendera berwarna putih bertuliskan Sudan. Bendera ini dibuat panitia Sekretariat Bersama karena Sudan belum memiliki bendera resmi. Foto: dok. Roeslan Abdulgani.

21 Apr 2015
2 menit membaca

BEBERAPA minggu sebelum Konferensi Asia Afrika dimulai, Sekretariat Bersama memerlukan bendera-bendera negara peserta untuk dikibarkan di berbagai tempat, dari lapangan udara, jalan raya, sampai gedung-gedung. Ketika semua negara peserta sudah mengirimkan benderanya, Sudan belum juga memberikan benderanya, sekalipun diminta berkali-kali melalui kawat (telegram).


“Rupanya karena Sudan belum merdeka penuh, maka mereka belum mempunyai bendera nasional. Akhirnya kita putuskan saja untuk mengibarkan sebuah bendera putih dengan tulisan Sudan warna merah di tengah-tengahnya,” kata Roeslan Abdulgani, sekretaris jenderal KAA, dalam The Bandung Connection. Sekretariat Bersama memberitahukan keputusan tersebut melalui telegram ke pemerintah Sudan di ibukota Khartum.


Ali Sastroamidjojo, ketua KAA sekaligus perdana menteri Indonesia, terperanjat waktu mengetahui keputusan Sekretariat Bersama tersebut. Dia menegur Roeslan dan mengingatkan bahwa pemerintah Sudah tentu akan tersinggung.


“Sebab menentukan bendera nasional adalah atribut pokok dari bangsa itu sendiri. Bukan dari Joint Secretariat (Sekretariat Bersama, red). Emosi bangsa terhimpun dan tersimpan di dalamnya. Seperti halnya dengan Lagu Kebangsaannya,” tegas Ali.


“Saya agak ngeri juga mendengarkan teguran Pak Ali Sastroamidjojo ini,” kata Roeslan.

Roeslan akhirnya bisa bernapas lega. Sekretariat Bersama menerima balasan dari pemerintah Sudan yang menyetujui bendera buatan panitia itu. “Selama konferensi, Sudan mengibarkan bendera ‘ciptaan’ kita,” kata Roeslan.


Rosihan Anwar, wartawan yang meliput KAA, melihat langsung bendera Sudan yang beda dari negara-negara lain. Bendera negara-negara peserta berkibar di Jalan Asia Afrika Bandung.


“Sebuah negara Afrika yang baru merdeka, Sudan, belum punya bendera sendiri, tetapi sekjen konferensi Roeslan Abdulgani tidak kehabisan akal. Ia bikin bendera sendiri untuk Sudan, sehelai kain putih yang bertulisan Sudan,” catat Rosihan dalam Sejarah Kecil “petite histoire” Indonesia Volume 2.


Sudan menghadiri KAA dalam status negara merdeka tapi belum sepenuhnya. Hal ini dikemukakan ketua delegasi Sudan, Perdana Menteri Sayed Ismail El Azhari, dalam sambutannya, “Lebih dari limapuluh tahun, Sudan berada di bawah kekuasaan asing dan belum lama, benar-benar lepas dari genggamannya…konferensi ini menjadi upaya pertama kami menjalankan kedaulatan dan kemerdekaan kami di luar negeri.”


Bendera kebangsaan Sudan baru dikibarkan dalam upacara kemerdekaan pada 1 Januari 1956, dikerek langsung oleh Sayed Ismail El Azhari.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
Pernikahan di Mesir Kuno bukanlah belenggu, melainkan kemitraan yang adil dan penuh perhitungan. Hubungan ini adalah sebuah petualangan spiritual yang diharapkan bertahan hingga ke akhirat, namun dijalani dengan hukum duniawi yang sangat realistis.
Pernikahan di Mesir Kuno bukanlah belenggu, melainkan kemitraan yang adil dan penuh perhitungan. Hubungan ini adalah sebuah petualangan spiritual yang diharapkan bertahan hingga ke akhirat, namun dijalani dengan hukum duniawi yang sangat realistis.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Dari Eric Cantona hingga Neymar. Para maestro sepakbola ini melebarkan sayap dari lapangan ke perfilman
Dari Eric Cantona hingga Neymar. Para maestro sepakbola ini melebarkan sayap dari lapangan ke perfilman
Anak yatim dari pinggiran ibukota Austria jadi maestro lapangan hijau. Namun, sikap politik anti-Nazi membuatnya celaka.
Anak yatim dari pinggiran ibukota Austria jadi maestro lapangan hijau. Namun, sikap politik anti-Nazi membuatnya celaka.
Harajuku pernah menjadi kawasan permukiman militer Amerika Serikat. Kebangkitan ekonomi Jepang mengubah wajah Harajuku menjadi pusat fesyen dunia.
Harajuku pernah menjadi kawasan permukiman militer Amerika Serikat. Kebangkitan ekonomi Jepang mengubah wajah Harajuku menjadi pusat fesyen dunia.
transparant.png
bottom of page