top of page

Tak Ada Mongol dalam Prasasti

Mengapa Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit, tak menyebut kemenangan atas Mongol dalam prasastinya?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Arca Harihara, setengah Dewa Siwa dan setengah Dewa Wisnu, sebagai penggambaran dewa jasad Sri Kertarajasa Jayawarddhana atau Raden Wijaya, raja pertama Majapahit. (Tropenmuseum/Wikimedia Commons).

17 Feb 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

ADA dua prasasti yang bercerita soal keberhasilan Raden Wijaya mengusir musuh dan menjadi raja di Majapahit. Namun, tak ada satu pun yang menyebut soal kedatangan bangsa Mongol ke Jawa. Apalagi soal kemenangan Raden Wijaya atas Mongol.


Menurut epigraf, Boechari, kedua prasasti itu dikeluarkan oleh Raden Wijaya. Salah satunya, Prasasti Kudadu yang berangka tahun 1294, berisi penetapan Desa Kudadu sebagai daerah perdikan bagi rama atau pejabat Desa Kudadu.


Di bagian sambandha, yaitu bagian yang menyebutkan sebab pemberian anugerah, dikatakan rama desa itu berjasa memberi tempat persembunyian bagi Raja Kertarajasa. Ketika itu dia belum menjadi raja dan bernama Nararya Sanggramawijaya. Dia dikejar-kejar musuh dan tersesat sampai Desa Kudadu. Musuh yang mengejar itu adalah Sri Jayakatwang, raja Gelang Gelang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Mewarisi ambisi JFK mendaratkan manusia di bulan 50 tahun lalu, Donald Trump terobsesi memasang bendera di Mars.
Mewarisi ambisi JFK mendaratkan manusia di bulan 50 tahun lalu, Donald Trump terobsesi memasang bendera di Mars.
Penggunaannya untuk komunikasi telah ada sejak ribuan tahun silam. Di masa modern, merpati tetap jadi pilihan.
Penggunaannya untuk komunikasi telah ada sejak ribuan tahun silam. Di masa modern, merpati tetap jadi pilihan.
Media asing heran di Bali minim kasus Corona. Barangkali karena orang Bali menjalankan tradisi leluhur dalam menghadapi wabah penyakit.
Media asing heran di Bali minim kasus Corona. Barangkali karena orang Bali menjalankan tradisi leluhur dalam menghadapi wabah penyakit.
Pernah menjadi bintang film, penyanyi, hingga politisi. Kini menjabat plt. ketua umum PSSI.
Pernah menjadi bintang film, penyanyi, hingga politisi. Kini menjabat plt. ketua umum PSSI.
transparant.png
bottom of page