- 17 Feb 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 18 Feb
ADA dua prasasti yang bercerita soal keberhasilan Raden Wijaya mengusir musuh dan menjadi raja di Majapahit. Namun, tak ada satu pun yang menyebut soal kedatangan bangsa Mongol ke Jawa. Apalagi soal kemenangan Raden Wijaya atas Mongol.
Menurut epigraf, Boechari, kedua prasasti itu dikeluarkan oleh Raden Wijaya. Salah satunya, Prasasti Kudadu yang berangka tahun 1294, berisi penetapan Desa Kudadu sebagai daerah perdikan bagi rama atau pejabat Desa Kudadu.
Di bagian sambandha, yaitu bagian yang menyebutkan sebab pemberian anugerah, dikatakan rama desa itu berjasa memberi tempat persembunyian bagi Raja Kertarajasa. Ketika itu dia belum menjadi raja dan bernama Nararya Sanggramawijaya. Dia dikejar-kejar musuh dan tersesat sampai Desa Kudadu. Musuh yang mengejar itu adalah Sri Jayakatwang, raja Gelang Gelang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












