top of page

Ternyata Nasser Suka Kue Lemper

Panitia lokal yang dibentuk pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan makanan dan minuman tradisional Indonesia untuk para delegasi KAA. Mulai semar mendem sampai bajigur.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser dan Pangeran Yaman Hassan bin Yahya mencicipi hidangan dalam KAA 1955 di Bandung. (Howard Sochurek/LIFE/Getty Images).

  • 20 Apr 2015
  • 1 menit membaca

Diperbarui: 1 Agu 2025

LIDAH para delegasi KAA di Bandung 1955 dimanjakan beragam masakan asli Indonesia. Gubernur Jawa Barat Sanoesi Hardjadinata, ketua panitia lokal KAA, menunjuk W.S Wangsadikoesoemah untuk menangani masalah makanan dan minuman selama KAA.


Majalah Merdeka, 16 April 1955, melaporkan tentang beberapa kudapan yang disajikan selama sidang KAA, antara lain lemper, semar mendem, krupuk kakap dari Palembang, opak banjaran, ubi goreng, onde-onde, prekedel dan masih banyak lagi. Minuman lokal pun juga dipersiapkan, mulai cendol, bandrek sampai bajigur.


Ketua delegasi Mesir, Gamal Abdul Nasser, dalam sebuah jamuan di gedung Dwi Warna, tampak sangat menikmati lemper. Dia ditemani ketua delegasi Yaman, Prince Saif Al Islam El Hassan.


Dari beberapa foto penyelenggaraan KAA 1955, terlihat delegasi negara Asia Afrika tak hanya sibuk bersidang, tapi juga meluangkan waktu bersantai menikmati makanan yang disediakan panitia. Selain Nasser, Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru pun tampak menikmati hidangan di meja makan.


Sanoesi Hardjadinata, rupanya ingin menjadi tuan rumah yang baik dalam perhelatan KAA. Demi kesuksesan hajatan bangsa-bangsa Asia-Afrika itu, Sanusi membentuk tim panitia lokal pun yang diketuai dirinya sendiri. Tim panitia lokal itu beranggotakan 14 orang dari lingkungan pemerintahan provinsi Jawa Barat. Tak hanya soal makanan, panitia juga menyediakan penginapan dan jasa transportasi selama penyelenggaraan KAA di Bandung.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Hari ulang tahun Pangeran Bernhard menjadi awal perlawanan warga Belanda terhadap pendudukan Nazi Jerman. Bunga anyelir favorit sang pangeran menjadi simbol perlawanan.
Hari ulang tahun Pangeran Bernhard menjadi awal perlawanan warga Belanda terhadap pendudukan Nazi Jerman. Bunga anyelir favorit sang pangeran menjadi simbol perlawanan.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Ini perkara duit. Teryata duit dari zaman dahulu kala selalu bikin jadi perkara.
Gara-gara abon, anggota DPR RI yang mengadakan studi banding disangka teroris.
Gara-gara abon, anggota DPR RI yang mengadakan studi banding disangka teroris.
Dari waktu ke waktu wacana memindahkan ibukota negara dibahas, bahkan pernah pula direncanakan.
Dari waktu ke waktu wacana memindahkan ibukota negara dibahas, bahkan pernah pula direncanakan.
Enggan memakai masker dan terkesan menganggap remeh virus corona, Presiden Amerika Serikat Donald Trump positif Covid-19. Sebagaimana pendahulunya, Woodrow Wilson, yang terkena Flu Spanyol.
Enggan memakai masker dan terkesan menganggap remeh virus corona, Presiden Amerika Serikat Donald Trump positif Covid-19. Sebagaimana pendahulunya, Woodrow Wilson, yang terkena Flu Spanyol.
transparant.png
bottom of page