top of page

Terpukau Revolusi Hijau

Sebuah revolusi mengubah pertanian Indonesia. Khazanah benih padi lokal terpinggirkan. Timbunan pupuk dan pestisida menjenuhkan sawah. Para petani pun menjadi ketergantungan yang memiskinkan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Soeharto memulai panen raya Gogo Rancah di Desa Roi, Bima, Nusa Tenggara Barat. (Perpusnas RI).

23 Sep 2023
8 menit membaca

Diperbarui: 12 Apr

PADA 14 November 1985 pukul 10.45, konferensi ke-23 Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) di Roma, Italia, dibuka. Sekira 165 negara anggota mengirimkan wakilnya. Konferensi kali ini dikhususkan untuk memperingati 40 tahun FAO. J.B. Yonke, ketua konferensi FAO, membuka acara. Setelah memuji keberhasilan Indonesia dalam bidang pertanian dan swasembada beras sebagai “kinerja yang menakjubkan”, Yonke mempersilakan Presiden Soeharto untuk memberikan pidato. Tepuk tangan membahana.


Berpidato dengan teks dan dalam bahasa Indonesia, Soeharto menguraikan perjalanan Indonesia menuju swasembada beras. “Hari ini, setelah melaksanakan Rencana Pembangunan Lima Tahun III… kami telah mampu meningkatkan kesejahteraan kami. Dari negara yang beberapa tahun lalu menjadi pengimpor beras terbesar di dunia, dengan total impor 2 juta ton per tahun, sekarang kami menjadi mandiri,” katanya.


Soeharto juga menjelaskan kunci sukses peningkatan produksi pangan, khususnya beras, melalui intensifikasi dan ekstensifikasi; pembangunan pabrik pupuk, pemberian kredit lunak, penelitian dan penyuluhan, penetapan harga dasar gabah, hingga penerapan program Bimbingan Massal (Bimas). Sebagai tanda terima kasih, para petani Indonesia mengumpulkan 100.000 ton padi kering untuk negara-negara yang terkena kelaparan, terutama di Afrika. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Peringatan Presiden Soeharto akan menggebuk politisi sampai jenderal tercetus dari atas pesawat. Bikin geger begitu mendarat.
Peringatan Presiden Soeharto akan menggebuk politisi sampai jenderal tercetus dari atas pesawat. Bikin geger begitu mendarat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
transparant.png
bottom of page