- 22 Des 2025
- 2 menit membaca
Diperbarui: 2 Mar
INDUSTRI musik Indonesia menggeliat setelah 1969. Setelah Koes Plus keluar dari kemalangannya lewat album Dheg Dheg Plus, pada 1970 band yang digawangi Koeswoyo bersaudara itu keluar-masuk studio rekaman hingga menghasilkan puluhan album di dekade 1970-an. Beragam genre, mulai dari pop, Jawa, melayu hingga rohani Kristen gigarapnya. Koes Plus punya Tonny Koeswoyo, yang tak hanya bisa memimpin tapi juga mampu membuat lagu yang laris manis. Namun, era tersebut tak hanya milik Koes Plus. Nama-nama lain bermunculan dan ikut berkibar pula. Antara lain D'Lloyd, band dari sebuah perusahaan pelayaran dengan nama mirip.
Djakarta Lloyd adalah perusahaan pelayaran nasional yang didirikan beberapa pejuang kemerdekaan yang kritis seperti Kolonel Darwis Djamin dan pengacara Mr. Budhyarto Martoatmodjo. Seperti perusahaan dan lembaga negara sebelum era 1970-an, perusahaan ini pun punya band. Anggotanya lebih lebih dari empat orang.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.









