top of page

Tradisi Pengetahuan yang Digerus Zaman

Pranata mangsa ikut menyumbang keagungan kerajaan-kerajaan besar di Jawa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Judul: Seri Lawasan, Pranata Mangsa. Penyunting: Yemima Lintang Khastiti. Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia & Bentara Budaya. Terbit: 2011. Tebal: viii + 80 hlm.

3 Nov 2011
3 menit membaca

Diperbarui: 13 Apr

MASHADI, petani asal Desa Pandansari, Brebes, Jawa Tengah, pusing dan gelisah. Dia mengeluhkan perubahan iklim dan gejala-gejala cuaca ekstrem yang membuatnya kesulitan menentukan waktu menanam bibit. Sejak dulu dia mempraktikkan pranata mangsa, ajaran orangtua dalam hal bercocok-tanam yang tak sebangun dengan penanggalan Masehi.


“Tapi sekarang, susah juga ditebak, kapan musim hujan datang,” ujar Mashadi.


Mashadi hanya contoh kecil dari banyak petani tradisional yang nasibnya kian sulit akibat perubahan iklim. Perhitungan berdasar pranata mangsa kerap meleset. 


Sebelumnya, eksistensi pengetahuan tradisional ini juga terpinggirkan oleh kemajuan teknologi pertanian. Rekayasa genetika yang mampu melahirkan bibit-bibit jenis baru, beragam pupuk, serta peralatan modern membuat sistem pranata mangsa seperti tak punya masa depan. Hitung-hitungannya melulu soal produktivitas.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page