top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Vinyet yang Tergencet

Pada mulanya untuk menghiasi buku, vinyet populer setelah media massa menyediakan ruang khusus. Vinyet menjadi media ekspresi para remaja dan mengasah kepekaan estetika para pelukis.

5 Agu 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Vinyet berjudul "Tjintaku Djauh di Pulau".

DARI tarikan garis lengkung, terbentuklah sebuah wajah. Munadi HP, pelukis berusia 52 tahun, lalu menambahkan ornamen pada bidang gambarnya. Ada rambatan ranting-ranting pohon lengkap dengan daunnya, atau sekadar titik-titik dan garis-garis meliuk yang memperkuat unsur dekoratif pada gambar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page