top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Yang Mati Meninggalkan Buku

Kisah G. Kolff & Co., penerbit dan toko buku terbesar di Hindia Belanda. Berakhir karena nasionalisasi.

5 Des 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Toko buku G. Kolff & Co. (KITLV).

  • 6 Des 2024
  • 8 menit membaca

Diperbarui: 25 Nov 2025

MENDUNG pekat bergelayut di langit Kota Tua, Jakarta, siang itu. Taman Fatahilah, yang di hari libur menjadi pusat keramaian, lengang. Dua-tiga rombongan tur pelajar berkerumun di depan Museum Sejarah Jakarta. Beberapa wisatawan mengayuh sepeda onthel mengelilingi taman; beberapa yang cukup berumur duduk-duduk sambil bercengkrama di sekitar taman.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page