top of page

Melacak (Fiksi) Detektif Indonesia

Salah satu genre fiksi yang paling awal diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu. Digemari tetapi minim ditekuni penulis.

loading_historia_white.gif
transparant.png

S. Mara Gd, penulis produktif novel detektif. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

  • 18 Apr 2023
  • 8 menit membaca

INGGRIS punya Agatha Christie, Indonesia punya S. Mara Gd. Sama-sama perempuan. Sama-sama penulis roman detektif yang produktif. Karier kepenulisan S. Mara Gd, nama pena Joyce Isa, tak bisa dilepaskan dari Agatha Christie yang punya julukan The Queen of Crimes. Dialah orang yang menerjemahkan novel-novel detektif Agatha Christie. Ketika tak ada lagi persediaan buku yang diterjemahkan, S. Mara Gd diminta penerbitnya menulis novel. Dia menyanggupi. Pilihannya tak jauh-jauh dari cerita detektif.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page