top of page
24 Juli 1955
Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo mengembalikan mandatnya kepada kepala negara. Kabinet Ali mundur karena karena tak mampu mengatasi persoalan di tubuh Angkatan Darat sebagai lanjutan dari Peristiwa 17 Oktober 1952. Saat itu, pengembalian mandat dari Ali Sasroamidjojo diterima oleh Mohammad Hatta, karena Sukarno sedang melaksanakan ibadan haji ke Mekkah.

bottom of page


