top of page

20 Oktober 1756

1756
VOC Belanda berjanji akan membantu Sultan Banjar Tamjidullah I untuk manaklukan kembali daerah-daerah yang memisahkan diri diantaranya Sanggau, Sintang dan Lawai (Kabupaten Malawi).

20 Oktober 1914

1914
Serangan terhadap benteng Salubangan dimulai, Demmatande bersama pengikutnya telah bersiap dengan memperbanyak penghalang-penghalang ke benteng.

20 Oktober 1929

1929
Berdiri Vardelansche Club, yaitu perkumpulaan kaum kulit putih di Hindia Belanda. Vardelansche Club merupakan satu kelompok yang menyuarakan serangan rasial dan kebencian terhadap kaum pergerakan. Mereka mendesak pemerintah Belanda agar segera mengambil tindakan tegas terhadap PNI (Partai Nasional Indonesia).

20 Oktober 1945

1945
Sekira satu brigade pasukan Inggris dari Gurkha 3/10 mendarat di Semarang. Gubernur Jawa Tengah Wongsonegoro menyambut hangat kedatangan mereka, lalu mengadakan perundingan. Kepada Jenderal Bethel Wongsonegoro mengatakan pihak Indonesia menjanjikan kerjasama seluas-luasnya asal pasukan Inggris tak mengusik kedaulatan republik. Gubernur juga bersikeras untuk tak membiarkan Sekutu melucuti persenjataan polisi republik.

20 Oktober 1963

1963
Presiden Sukarno mengeluarkan Keppres No 215/1963 tentang pembentukan Yayasan TVRI, sebagai pengelola tunggal pertelevisian di Indonesia. Keppres itu juga menyebutkan, “keberadaan TVRI ditujukan sebagai alat hubung masyarakat dalam melaksanakan pembangunan mental, khususnya manusia sosialis Indonesia.”

20 Oktober 1677

1677
Hari lahirnya Bojonegoro sebuah kabupaten di Jawa Timur. Wilayah ini sangat kuat dalam pengaruh Kebudayaan hindu dari India. Bojonegoro pernah menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit dan Demak. Pada tanggal 20 Oktober, wilayah ini menjadi kabupaten ketika sebelumnya berstatus jipang.
loading
bottom of page