top of page
26 Oktober 1667
Pasukan VOC berhasil memukul mundur laskar Makassar hingga mendekati Benteng Somba Opu, istana Sultan Hassanudin, bahkan pasukan yang dipimpin Cornelis Speelman sudah sampai di depan pintu benteng. Gowa mengalami kekalahan dalam peperangan. Speelman dan Arung Palakka merasa bahwa inilah saat untuk menawarkan perundingan kepada Sultan Hasanuddin.
26 Oktober 1945
Gubernur R.M.T.A. Soerjo baru saja menandatangani kesepakatan dengan Brigadir A.W.S. Mallaby. Pertemuan yang terbilang sukses itu melahirkan empat kesepakatan: 1. Pihak Inggris (baca:Sekutu) mengakui keberadaan Republik Indonesia sebatas distrik Surabaya. 2. Pihak Inggris tidak akan membawa masuk pasukan Belanda dan tidak ada pasukan Belanda yang disusupkan pada pasukan Inggris yang mendarat di Surabaya. 3. Pasukan Inggris hanya dibolehkan berada pada radius 800 meter dari pelabuhan. 4. Untuk memperlancar komunikasi antara pihak Inggris dengan Republik dalam keseharian, maka dibentuk Biro Kontak beranggotakan perwakilan dari kedua belah pihak.
26 Oktober 1965
Melalui Surat Keputusan Gubernur Kepada Daerah Provinsi Jawa Barat No. 149/X/B.IV/HUK/PENG/65, Mashudi memberhentikan sementara waktu delapan anggota PKI yang duduk dalam DPRD-GR. Mereka adalah Suharna Affandi, Abbas Usman, Akhmad Suganda, Enok Rokhayati, Mustofa, Cece Suryadi, Sukra Prawira Sentana, dan Suhlan Sujana.

bottom of page


