- 2 Des 2022
- 3 menit membaca
Diperbarui: 11 Jul
AMBISI menguasai Aceh membuat Belanda mengubah strategi dengan menerapkan Politik Pasifikasi. Kebijakan tersebut untuk menghidupkan perekonomian Aceh melalui pembangunan sarana dan prasarana ekonomi. Salah satunya mendirikan cabang DJB Koetaradja (kini Banda Aceh) pada 2 Desember 1918.
Terlepas dari politik dan kekuasaan, ekonomi juga menjadi alasan lain bagi Belanda untuk menghegemoni Aceh. Pendorongnya pembukaan Terusan Suez (1869) dan terbitnya Undang-Undang Agraria 1870.
Dibukanya Terusan Suez membuat pelayaran dari Eropa menuju Asia menjadi lebih singkat. Pelayaran dan perdagangan di wilayah Asia pun semakin ramai. Akibatnya, persaingan pelayaran dan perdagangan antar bangsa-bangsa Barat kian tak terhindari.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















