Diperbarui: 11 Okt
SESUNGGUHNYA kami menyediakan bagi orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala. Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan, kelak di surga minum dari gelas berisi minuman yang campurannya adalah kapur barus (air kamper/kafur), yaitu mata air dalam surga yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.
Begitu bunyi Alquran Surat Al-Insan ayat 5. Dari ayat itu, Rusmin Tumanggor dalam Gerbang Agama-Agama Nusantara, memperkirakan pada masa Nabi Muhammad Saw. menyiarkan Islam di Mekah dan Madinah, kapur barus telah dikenal di dunia Arab. Bahkan mungkin bukan barang baru lagi di pasar Arab.
“Tidak mustahil jika sebagian pedagang Arab sendiri yang mengambilnya ke Barus dan membawanya ke Arab,” tulisnya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















