top of page

Alvin York dari Hindia Belanda

Pekerja teknisi karet ini berprestasi dalam pertempuran melawan Jepang di Kediri. Ditawan namun berhasil selamat hingga perang berakhir.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi serdadu KNIL. Jan van Oort jadi satu di antara sedikit serdadu KNIL yang memberi perlawanan gemilang kepada tentara Jepang. Aksinya mirip Alvin York. (verzetsmuseum.org).

18 Sep 2025
2 menit membaca

Diperbarui: 18 Mar

AKSI Prajurit Dua Johannes van Oort dari tentara kolonial Hindia Belanda, Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL), di Kediri, Jawa Timur pada Maret 1942 mirip seperti yang dilakukan Kopral Alvin Cullum York (1887-1964) dari Amerika Serikat.


Dalam pertempuran di hutan Argonne, Perancis, Kopral York dengan tembakan senapannya menewaskan 25 serdadu Jerman dan membuat 132 tentara Jerman menyerah pada 8 Oktober 1918, di akhir Perang Dunia I (1914-1918).


Kopral York dan Prajurit Jan van Oort, yang disapa Jan, sama-sama bukan tentara sebelum perang berlangsung. Keduanya sama-sama dari daerah pertanian, di mana Jan merupakan teknisi karet.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page