top of page

Aristokrat yang Progresif

Saluku Purbodiningrat lahir dari keluarga keraton Yogyakarta. Memilih marxisme sebagai jalan perjuangan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Prof. Ir. Saluku Purbodiningrat ketika menjadi anggota Konstituante. (konstituante.net).

4 Apr 2023
8 menit membaca

SUATU hari, pukul 06.00, pesawat-pesawat Belanda berputar-putar di atas Gedung Kepresidenan Yogyakarta (kini Gedung Agung). Demi menghindari bahaya dari agresi militer Belanda I itu, Presiden Sukarno mengungsi ke kediaman Saluku Purbodiningrat, rekannya ketika kuliah di Technische Hoogeschool (THS, sekarang Institut Teknologi Bandung).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page