top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Atas Nama Ketertiban

Westerling menganggap cara Belanda menghadapi kaum Republik dengan membawa ke pengadilan seperti memarahi anak kecil yang nakal. Ia memilih pembersihan dan pembunuhan.

8 Sep 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Pasukan DST yang dipimpin Westerling melakukan pembersihan penduduk kampung Salomoni, Sulawesi Selatan, 12 Februari 1947. (H.C. Kavelaars/Nederlands Instituut voor Militaire Historie).

LELAKI malang itu mendadak pucat saat Westerling menyambanginya di satu sudut pada sebuah warung kopi di Makassar. “Ingatkah Anda apa yang pernah saya katakan?” ujar Westerling sembari menodongkan pistol revolvernya ke kepala lelaki itu. Tanpa babibu lagi, pistol menyalak. Dor! Lelaki itu pun jatuh bersimbah darah, tewas seketika.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page