top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Ayah Ulama yang Toleran

Irfan Malik Hamka memandang ayahnya ulama yang toleran, namun tegas dalam masalah agama jangan dicampuradukkan.

13 Mei 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Irfan Malik Hamka. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

  • 13 Mei 2024
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 17 Des 2025

DI tengah kesibukannya mengurus hak cipta buku-buku karangan ayahnya, akhir Oktober 2014 Irfan Malik Hamka (71) meluangkan waktu untuk menerima Historia. Selain mengurus hak cipta buku-buku Hamka, Irfan juga sedang menyelesaikan beberapa buku yang ditulisnya sendiri. Setelah menerbitkan buku pertamanya, Ayah: Kisah Buya Hamka (2013), Irfan sedang menulis buku lain. “Sedang saya siapkan, empat buku lagi. Ada novel, ada jilid kedua buku Ayah.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page