top of page

Babak Akhir Partai Sjahrir

Keterlibatan beberapa kader dalam PRRI mengakhiri riwayat PSI. Meski menyatakan tidak setuju dengan PRRI, PSI tetap diperintahkan membubarkan diri.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sumitro Djojohadikusumo berpidato pada rapat umum PSI di Lapangan Merdeka, 12 Juni 1955. (Perpusnas RI).

4 Mar 2024
8 menit membaca

Diperbarui: 23 Des 2025

JANUARI 1958, para pemimpin militer, Zulkifli Lubis, Maludin Simbolon, Barlian, Dahlan Djambek, dan Ventje Sumual mengadakan pertemuan dengan Sumitro Djojohadikusumo, Sjafruddin Prawiranegara, Mohamad Natsir, dan Burhanuddin Harahap, di Sungai Dareh, Sumatra Tengah. Pertemuan itu membicarakan bentuk pemerintahan yang bakal mereka dirikan untuk menyaingi pemerintah pusat di Jakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
transparant.png
bottom of page